Phytoprofen






Category: Skin, Hair & Nails
Phytoprofen dapat meminimalkan memar dan pembengkakan pasca operasi atau pasca cedera, selain membantu mencegah kerusakan jaringan ikat.* Mengandung campuran herbal Ayurveda – jahe, Boswellia, dan kurkumin – yang bersama-sama mendukung keseimbangan sitokin yang sehat dalam tubuh.* Phytoprofen juga mengandung bromelain, kompleks enzim pemecah protein yang berasal dari nanas, yang menurut penelitian dapat mengurangi memar setelah cedera.* Suplementasi dengan bromelain setelah cedera tumpul pada sistem muskuloskeletal dapat mengurangi pembengkakan dan nyeri tekan.* Phytoprofen dapat digunakan untuk mempercepat penyembuhan setelah cedera atau operasi.*
Cara Penggunaan:
Minum 2 kapsul dua hingga tiga kali sehari atau sesuai anjuran tenaga kesehatan Anda.
Peringatan:
PERINGATAN ALERGI
Produk ini dikontraindikasikan pada individu dengan riwayat hipersensitivitas terhadap salah satu bahannya.
KEHAMILAN
Jika sedang hamil, konsultasikan dengan tenaga kesehatan Anda sebelum menggunakan produk ini.
INTERAKSI
Karena bromelain memiliki efek fibrinolitik yang berpotensi menghambat pembekuan darah, Phytoprofen harus digunakan dengan hati-hati atau dihindari pada individu yang menjalani terapi antikoagulan.
Kurkumin telah terbukti mengurangi efektivitas terapi siklofosfamid (Cytoxan) dalam studi pada hewan. Penelitian in vitro menunjukkan bahwa kurkumin menurunkan kematian sel kanker payudara yang dikultur akibat kamptotesin. Kurkumin juga dapat mengganggu penyerapan dan efektivitas obat kemoterapi irinotekan, yang digunakan untuk mengobati kanker usus besar. Penggunaan kurkumin bersamaan dengan obat-obatan ini harus dihindari.
PERINGATAN TAMBAHAN
Tidak disarankan untuk mengeluarkan bubuk Phytoprofen dari kapsul untuk diminum langsung, karena dapat mengiritasi mukosa mulut.









